Hj. Lusi Lesminingwati, SE, MM.

Kepala Bagian Perekonomian
NIP 197108121998032006

Bagian Perekenonomian

Alamat
Jl. Wastukencana No. 2
Telp
022-4235180
Fax
022-4235180
E-mail
bagianekonomi.bdggmail.com
Website
http://tjsl.bandung.go.id/

Berdasarkan Peraturan Walikota Bandung Nomor 1376 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas Dan Fungsi Serta Tata Kerja Sekretariat Daerah Kota Bandung, Bagian Perekonomian dipimpin oleh seorang Kepala Bagian yang mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas asisten Perekonomian dan Pembangunan lingkup Perekonomian. Bagian Perekonomian terdiri dari Kepala Bagian dan Sub Bagian.

Rencana Program dan Kegiatan Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kota Bandung Tahun 2017

Urusan/Bidang  Urusan Pemerintahan Daerah Dan Program/Kegiatan

Indikator
Kinerja Program (outcomes)/ Kegiatan (output)

Program Koordinasi Perumusan dan Implementasi Kebijakan Ekonomi

Meningkatnya iklim usaha bagi usaha kecil dan menengah

Kegiatan Koordinasi dan Sinkronisasi Pelaksanaan CSR sebagai salah satu Pembangunan Ekonomi

Jumlah dokumen hasil monitoring dan evaluasi pelaksanaan CSR sebagai salah satu pembangunan ekonomi

Kegiatan Optimalisasi Pengembangan Usaha Daerah

Jumlah dokumen  hasil monitoring dan evaluasi pengembangan usaha daerah serta rekruitment direksi dan komisaris BUMD

Kegiatan Koordinasi dan Sinkronisasi Pelaksanaan Pengembangan Potensi dan Daya Saing Kota

Jumlah dokumen hasil monitoring dan evaluasi pelaksanaan pengembangan potensi dan daya saing kota

Kegiatan Koordinasi dan Sinkronisasi Pelaksanaan Produksi dan Distribusi Barang dan Jasa

Jumlah dokumen hasil monitoring dan evaluasi pelaksanaan produksi dan distribusi barang dan jasa

Tujuan merupakan implementasi dari pernyataan Misi yang akan dicapai atau dihasilkan dalam jangka waktu 1 (satu) sampai dengan 5 (lima) tahun. Dengan tujuan ini Sekretariat Daerah Kota Bandung telah menetapkan sasaran, dengan mempertimbangkan :

·         Sumber daya dan kemampuan yang dimiliki;

·         Faktor-faktor lingkungan yang mempengaruhi menurut hasil analisa SWOT;

·         Faktor-faktor penentu keberhasilan Sekretariat Daerah.

Sasaran Sekretariat Daerah Kota Bandung merupakan penjabaran dari masing-masing tujuan yang ditetapkan dan dialokasikan secara periodik setiap tahun melalui serangkaian program dimana penetapannya diperlukan untuk memberikan fokus pada penyusunan kegiatan dan pengalokasian sumber daya organisasi.

Semua tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan dapat dicapai melalui penyusunan dan pelaksanaan strategi yang tepat. Kaitan antara tujuan dan sasaran dapat  diuraikan sebagai berikut :

a.    Tujuan untuk mewujudkan Misi ke-1:

Mewujudkan (Keunggulan) Tata Kelola Pemerintahan Daerah Yang Baik;

1)   Meningkatkan Penyelenggaraan Pemerintahan Umum dan Otonomi Daerah.

Sasaran : 

                          a)     Meningkatnya kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah.

                          b)     Meningkatnya kinerja penyelenggaraan pemerintahan Kecamatan

                          c)     Meningkatnya kinerja penyelenggaraan pemerintahan Kelurahan

2)   Menata produk hukum daerah dan meningkatkan budaya taat hukum

Sasaran :

                           a)    Terwujudnya Harmonisasi dan sinkronisasi Rancangan Produk Hukum yang sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan, kebutuhan masyarakat dan penyelenggaraan pemerintah daerah.

3)   Meningkatkan efektivitas penyelenggaraan tugas dan fungsi perangkat daerah

Sasaran :

                           a)    Meningkatnya SKPD yang tepat fungsi dan tepat ukuran

                           b)    Diimplementasikannya Standar Pelayanan di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD)

                           c)    Meningkatnya Kualitas Pelayanan Publik Kota

                           d)    Meningkatnya akuntabilitas kinerja pemerintah daerah

4)   Meningkatkan efektifitas penyelenggaraan kerjasama (daerah) dalam dan luar negeri

Sasaran :

                           a)    Meningkatnya fasilitasi dan koordinasi dalam Penyelenggaraan Kerjasama Daerah

                           b)    meningkatnya koordinasi dan fasilitasi urusan kerjasama luar negeri (kerjasama sister city dan/atau dengan instansi lain di luar negeri)

 

b.   Tujuan untuk mewujudkan Misi ke-2 :

Mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan manusia yang berdaya saing, perekonomian yang kokoh, infrastruktur berkelanjutan, serta kokohnya interaksi sosial, budaya dan kemasyarakatan;

1)   Meningkatkan Pengendalian Pembangunan dan pengembangan manusia yang berdaya saing, perekonomian yang kokoh serta kokohnya interaksi sosial, budaya dan kemasyarakatan.

Sasaran :

a)    Meningkatnya Capaian kinerja Kebijakan SDA/LH

b)    Meningkatnya kualitas administrasi pengendalian program, bina sarana prasarana dan sumber daya alam

c)    Meningkatnya partisipasi pihak swasta dana tau pendonor terhadap pembangunan kota Bandung;

d)    Berkembangnya ekonomi kreatif untuk mendukung tercapainya Bandung sebagai Kota Kreatif;

e)    Terwujudnya BUMD yang sehat dan profitable;

f)     Terwujudnya kehidupan harmoni intern dan antar umat beragama

 

c.    Tujuan untukmewujudkan  Misi ke-3 :

Mewujudkan efektivitas penyelenggaraan administrasi pemerintahan dalam memberikan pelayanan yang baik pada perangkat daerah;

1)   Meningkatkan penatausahaan Sekretariat Daerah dan Sekretariat SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Bandung

Sasaran :

a)    Meningkatnya penatausahaan Sekretariat Daerah dan Sekretariat SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Bandung

Bagian Perekonomian dipimpin oleh seorang Kepala Bagian yang mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas asisten Perekonomian dan Pembangunan lingkup Perekonomian. Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud, Kepala Bagian Perekonomian menyelenggarakan fungsi:

a.    penyusunan bahan, pengoordinasian kebijakan Pemerintah Daerah lingkup bina potensi dan pengembangan daya saing, bina produksi dan distribusi, serta bina investasi dan pengembangan usaha daerah;

b.   pelaksanaan program dan kegiatan lingkup bina potensi dan pengembangan daya saing, bina produksi dan distribusi, serta bina investasi dan pengembangan usaha daerah;

c.    pelaksanaan konsultasi, koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaan tugas lingkup bina potensi dan pengembangan daya saing, bina produksi dan distribusi, serta bina investasi dan pengembangan usaha daerah; pembinaan, pemantauan, monitoring, evaluasi dan lingkup bina potensi dan pengembangan daya saing, bina produksi dan distribusi, serta bina investasi dan pengembangan usaha daerah; dan

d.   pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Visi

“MEWUJUDKAN BIROKRASI PEMERINTAH DAERAH YANG PROFESIONAL,RESPONSIF DAN BERORIENTASI PELAYANAN PUBLIK DALAM RANGKA MENDUKUNG PERWUJUDAN KOTA BANDUNG YANG UNGGUL,NYAMAN DAN SEJAHTERA”

Dalam pernyataan visi tersebut terdapat kata-kata kunci sebagai berikut:

a.    Profesional

Profesional, artinya suatu kondisi yang harus ada dan dimiliki dalam melaksanakan kewenangan, tugas dan fungsi, seperti kompetensi dalam arti mempunyai keterampilan dan pengetahuan serta sikap dan perilaku yang harus dimiliki oleh setiap aparatur agar dapat melaksanakan tugas pokok dan fungsinya secara berdayaguna dan berhasilguna serta memiliki komitmen,  tanggung jawab, kritis dan cepat tanggap.    

b.   Responsif

Responsif artinya dapat mengantisipasi berbagai potensi, masalah dan perubahan yang terjadi di daerah.

c.    Pelayanan publik (costumer service)

Secara umum pelayanan publik (customer service) diartikan sebagai segala upaya untuk memenuhi kebutuhan (needs), keinginan (wants), dan harapan (expectation) masyarakat.

Dalam mewujudkan visi yang telah disepakati dan ditetapkan,  disusun misi organisasi yang merupakan dasar/alasan keberadaan suatu organisasi serta bidang garapan suatu organisasi, maka Sekretariat Daerah Kota Bandung merumuskan 3 (tiga) misi yang menggambarkan hal-hal yang harus terlaksana dalam mencapai visi tersebut, yaitu :

1.     Mewujudkan (Keunggulan) Tata Kelola Pemerintahan Daerah Yang Baik;

2.     Mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan manusia yang berdaya saing, perekonomian yang kokoh, infrastruktur berkelanjutan, serta kokohnya interaksi sosial, budaya dan kemasyarakatan;

3.     Mewujudkan efektivitas penyelenggaraan administrasi pemerintahan dalam memberikan pelayanan yang baik pada perangkat daerah.  

Untuk dapat merealisasikan Visi dan Misi tersebut diatas, Bagian Perekonomian pada Sekretariat Daerah Kota Bandung sebagai unsur staf yang menentukan kualitas kebijakan serta efektivitas dan efisiensi sumber daya aparatur, serta sarana dan prasarana. Sehingga setiap anggota organisasi dalam melaksanakan tugas, pokok dan fungsinya dituntut untuk :

1.  Konsisten, yaitu suatu sikap dan perilaku aparatur yang tidak berubah terhadap suatu kesepakatan dalam implementasi kebijakan. Nilai Konsisten bagi aparatur merupakan hal yang sangat penting, karena Inkonsistensi akan menyebabkan tidak dapat diterapkannya standar-standar pelayanan yang harus dipedomani, yang pada akhirnya akan menghambat mekanisme penyelenggaraan pemerintahan;

2.  Kreatif, yaitu setiap anggota organisasi harus mempunyai kemampuan dalam melakukan terobosan-terobosan sebagai upaya meningkatkan pelayanan dalam mendayagunakan kewenangan serta di dalam rangka optimalisasi penyelenggraan otonomi Daerah dengan tetap berpegang kepada koridor dan normatif yang ada, mengingat arus perkembangan informasi, ilmu pengetahuan dan teknologi berlangsung sangat cepat;

3.  Objektif, yaitu dalam melakukan perumusan kebijakan didasarkan atas permasalahan dan data sehingga perumusan kebijakan yang dihasilkan mampu menjawab permasalahan yang ada. Dalam hal pemberian pelayanan kepada perangkat Daerah harus berlandaskan kepada norma dan standar yang berlaku dengan tidak membeda-bedakan pelayanan secara parsial sehingga dapat menciptakan tertib dan optimalisasi penyelenggaraan tugas dan fungsi perangkat Daerah;

4.  Loyalitas, yaitu setiap anggota organisasi harus memiliki integritas, disiplin  dan pengabdian yang tinggi dalam melaksanakan tugas dan fungsinya serta dalam mengemban visi dan misi organisasi dengan berorientasi kepada kredibilitas dan kapabilitas individu, sehingga optimalisasi pencapaian hasil yang diharapkan dapat terwujud.

Dengan adanya konsistensi, kreatif, objektif dan loyalitas di dalam segenap aparatur di lingkungan Bagian Perekonomian pada Sekretariat Daerah Kota Bandung diharapkan dapat serta memiliki kemampuan untuk melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai unsur staf dalam merumuskan kebijakan Pimpinan serta melaksanakan pelayanan kepada perangkat Daerah.