WALI KOTA BANDUNG BERSILATURAHMI DENGAN PERWIRA SISWA (PASIS) NEGARA-NEGARA SAHABAT

Monday, 20 Mar 2017
Oleh: miftah
Dibaca 43 kali
 | Sumber: Dinas Komunikasi dan Informatika


perwakilan dari keluarga pengasuh Perwira Siswa (Pasis) negara-negara sahabat Sesko TNI-Sesko TNI AU dan Sespimpolri dan mengajak untuk menikmati Kota Bandung yang sering disebut Paris Van Java atau parisnya Indonesia.

"Selamat datang untuk semua siswa dan perwakilan dari keluarga pengasuh di Pendopo Kota Bandung, bangunan dengan banyak sejarahnya ini. Dan mari menikmati Kota Bandung yang sekarang sudah banyak perubahan positif sehingga julukan Paris Van Java akan semakin melekat di Kota yang kita cintai ini," ucapnya.

Ucapan tersebut disampaikan Wali Kota Bandung M.Ridwan Kamil saat melaksanakan Silaturahmi Perwira Siswa (Pasis) negara-negara sahabat Sesko TNI-Sesko TNI AU-Sespimpolri dengan Pemerintah Kota Bandung di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum, Kota Bandung, Jum'at (17/03/2017).

Emil mengatakan, Kota Bandung menjadi pusat dari negara Indonesia, karena segala sesuatu mengenai Indonesia ada di Kota Bandung. Kota Bandung memiliki cuaca yang sejuk sehingga membuat nyaman bagi masyarakatnya bahkan bagi wisatawannya.

"Kota Bandung merupakan pusat dari negara Indonesia, apa yang dicari dari Indonesia akan didapat di Kota Bandung. Kondisi Kota Bandung sangatlah nyaman dapat dirasakan dari cuacanya yang sejuk dan kondisinya yang indah," katanya.

Lanjutnya Emil menyebutkan, Di Kota Bandung terdapat 80 lebih Univeristas, sehingga Kota Bandung dijuluki kota pendidikan. Tidak hanya itu, pertemuan Soekarno dan Bung Hatta ialah di Kota Bandung tepatnya dipinggir kantor Pos yang terdapat di Jalan Asia-Afrika Kota Bandung sehingha Kota Bandung dijuluki sebagai kota sejarah.

"Di Kota Bandung kurang lebih terdapat sampai 80 universitas, makanya tidak salah Kota Bandung dijuluki Kota Pendidikan, tidak hanya itu, kita ketahui pertama kali pertemuan antara Soekarno dan Bung Hatta ialah di Kota Bandung, sehingga banyak yang menyebut Kota Bandung sebagai Kota Sejarah," imbuhnya.

Emil menambahkan, Sekarang Kota Bandung menjadi tujuan wisatawan dalam menikmati akhir pekan. Dalam setahun wisatawan yang mendatangi Kota Bandung mencapai 6 juta. Bahkan turis asal malaysia sering datang ke Kota Bandung untuk berbelanja di Pasar Baru yang lalu mereka jual kembali disana.

"Sekarang diakhir pekan Kota Bandung menjadi tujuan utama para wisatawan baik dalam dan luar Indonesia. Dalam setahun turis yang datang ke Kota Bandung mencapai 6 juta. Bahkan banyak turis dari malaysia datang ke Pasar Baru untuk berbelanja, yang haranya disini hanya 100 ribu mereka jual kembali bisa sampai 1,5 juta di malaysia," tambahnya.

Selain itu, Kota Bandung menjadi Kota dengan tingkat perekonomian terbaik di Indonesia mencapai kenaikan sebanyak 8%. Dengan Indesk kebahagian mencapai 74%.

"Kota kami menjadi Kota dengan ringkat perekonomian terbaik se-Indonesia. Dengan indeks kebahagiaan mencapai 74%. Padahal sebelum saya menjadi Wali Kota hanya menduduki 64%. Sehingga terjadi peningkatan kebahagiaan dikalangan masyarakat Kota Bandung," jelas Emil.

Selain itu, Bandung menjadi Kota pertama yang menghilangkan izin bagi para wirausaha dibawah 500 juta, sehingga memunculkan banyak lahan bisnis lahir dalam 6 bulan. dan bagi Ridwan Kamil Kota Bandung akan terus membuat inovasi baru demi sebuah perubahan yang nyata untuk kesejahteraan masyarakat Kota Bandung.

"Kota Bandung menjadi Kota pertama di Indonesia yang menghilangkan perizinan untuk bisnis dibawah 500 juta, terbukti kebijakan ini berdampak positif dengan banyaknya tumbuh bisnis-bisnis dalam 6 bulan terakhir, kota ini akan terus memunculkan inovasi-inovasi baru untuk perubahan ke arah yang lebih baik,"ujarnya.

Diakhir sambutannya Emil memiliki impian mengenai potensi anak muda di Indonesia yang mampuh bersaing dikancah dunia.

"Mimpi saya anak Indonesia akan menjadi anak yang kompeten. namun, tetap menjujung tinggi budaya Indonesia dan harus religius sehingga lebih dari 2000 mesjid di Kota Bandung harus dimakmurkan oleh masyarakat sekitar dibuktikan dengan program Subuh Keliling dan Magrib mengaji," pungkasnya.