NIKAH MASAL DI KELURAHAN PAJAJARAN

Tuesday, 16 May 2017
Oleh: miftah
Dibaca 297 kali
 | Sumber: Dinas Komunikasi dan Informatika

Sebanyak 5 pasangan suami istri akan melangsungkan isbat nikah masal (resepsi) di kelurahan Pajajaran Kecamatan Cicendo Kota Bandung. Kegiatan tersebut akan akan diselenggarakan pada tanggal 23 Mei 2017. Tepatnya dilaksanakan di Aula RW 10 Kelurahan Pajajaran.

Dalam kegiatan Bandung Menjawab, Sekretaris Camat Cicendo Yaya Sunarya menyampaikan, pernikahan masal ini di inisiasikan oleh Forum Wartawan Bandung Juara (FWJB). Ternyata hasil pendataan masih banyak pasang suami istri yang belum memiliki surat nikah.

"Dari data yang kami lakukan mayoritas terdata di usia 50 tahun ke bawah dan kebanyakan mereka pun menginginkan adanya resepsi atau syukuran,"ujar Yaya di Ruang Media Balai Kota Bandung, Selasa (16/5/2017).

Lanjutnya, setelah di teliti para pasangan yang tidak memiliki surat nikah karena keterbatasan biaya. Selain itu juga syarat dan ketentuan seperti Kartu keluarga dan Kartu tanda penduduk yang membuat mereka kesulitan.

"Alahamdulilah berkat kerjasama dengan FWBJ, kami sekecamatan bisa memberikan dokumen yang resmi bagi pasangan suami istri khusus di wilayah kelurahan Pajajaran,"jelasnya.

Ditambahkan Yaya, untuk usia pernikahan rata rata diatas 14 tahun. Untuk umur yang paling muda menikah ada di usia 27 tahun dan usia yang paling tua 44 tahun dengan nama Sobari dan istrinya Sutini berumur 45 tahun.

Sementara itu, Ketua Forum Wartawan Bandung Juara Asep Robin menyampaikan, Tujuan dilakukan nikah masal untuk membantu masyarakat kurang mampu. Selain itu agar hak warga tersebut terpenuhi salah satunya mendapatkan dokumen penting yaitu surat nikah.

"Alhamdulillah dengan tujuan yang kami inginkan bisa dilaksanakan atas kerjasama dengan kecamatan Cicendo,"ujarnya.

Lanjut Asep menambah, sebagai ketua FWBJ dirinya akan mengundang forum kewilayah seperti Forum RW, LPM, PKK dan Karang Taruna di kelurahan Pajajaran.

"Mudah mudahan dengan orang yang kami undang akan menambah keberkahan dan Silatirahmi antar warga semakin baik,"tutur Asep.

Dirinya berharap kepada pemerintah agar terus memperhatikan kepada warganya.

"Ya seperti ini contohnya nikah masal yang memberikan kebahagiaan dan membantu masyarakat yang kurang mampu,"pungkasnya.