Mengentaskan Masalah Transportasi Lewat Iuran.id

Monday, 19 Jun 2017
Oleh: miftah
Dibaca 265 kali
 | Sumber: Dinas Komunikasi dan Informatika

Pemerintah Kota Bandung mengajak warga Bandung untuk bersama-sama menuntaskan masalah transportasi. Cara ini, selain menggugah partisipasi warga dalam pembangunan, juga untuk menjaring gagasan solutif untuk membangun kota dengan lebih baik. Warga bisa mengajukan gagasan melalui platform daring (online) iuran.id.

Wali Kota Bandung M. Ridwan Kamil menuturkan, setiap kota pasti memiliki masalah, termasuk Kota Bandung. Kota dengan 2,4 juta penduduk ini memiliki banyak problematika yang tidak bisa seluruhnya diselesaikan oleh pemerintah.

“Karena peradaban yang tinggi itu adalah jika masyarakatnya berpartisipasi dalam menyelesaikan masalah-masalah pembangunan,” ujar Ridwan di Balai Kota Bandung, Senin (19/6/2017).

Berdasarkan kajian yang dilakukan oleh Universitas Padjadjaran, tingkat kepuasan terendah yang diungkapkan warga terhadap Pemerintah Kota Bandung adalah persoalan kemacetan dan transportasi publik. Pada Januari 2017, Universitas Kebangsaan juga melakukan survey di mana masalah yang paling mendesak untuk dituntaskan pemerintah adalah banjir di badan jalan (28%) dan kemacetan (25%).

Untuk itu, pemerintah kota menempatkan isu transportasi menjadi prioritas persoalan yang akan dibereskan. Itulah pula mengapa transportasi menjadi salah satu tema yang diangkat dalam kompetisi gagasan di iuran.id. Pasalnya, 58% warga Bandung sendiri pesimis jika masalah transportasi ini bisa diselesaikan.

Namun demikian, Ridwan selalu optimis bahwa akan ada solusi dari setiap persoalan. Ia percaya bahwa ada gagasan dari warga yang bisa mengatasi solusi tersebut, tidak hanya berasal dari pemerintah.

Ia menyebutkan bahwa rata-rata warga Kota Bandung adalah masyarakat yang cerdas dan memiliki literasi yang baik dalam memanfaatkan teknologi. Indeks pendidikan pun terbilang tinggi, yakni mencapai 90.

“Maka dari kombinasi masyarkat yang pintar, kombinasi masyarakat yang melek dan akses teknologi, kombinasi hidup di kota yang banyak problema, melahirkan sebuah kesempatan agar dicari solusi yang datang dari masyarakat,” tutur Ridwan.

Ia berharap, penjaringan ide ini tidak hanya sebatas seremonial dan selebrasi semata. Ridwan ingin agar pelibatan warga dalam pembangunan kota menjadi budaya baru di kota kolaborasi ini.

“Mudah-mudahan ini jadi kultur baru agar warga bisa berkontribusi untuk kemajuan kotanya sendiri,” imbuh Ridwan.

 

Kompetisi Ide Lewat Iuran.id

 

Warga Bandung sudah bisa mengumpulkan gagasan melalui platform iuran.id mulai tanggal 19 Juni 2017. Untuk tema transportasi, pengumpulan ide akan ditutup tanggal 31 Juli 2017. Proses penjurian yang melibatkan unsur pemerintahan dan akademisi akan dilakukan hingga 25 Agustus 2017. Sementara pemenang ide akan diumumkan pada tanggal 26 Agustus 2017.

Selain transportasi, warga juga bisa mengunggah ide tentang kewirausahaan (entrepreneurship) dan pengentasan kemiskinan (poverty reduction). Untuk tema kewirausahaan, warga bisa mengunggah gagasannya mulai tanggal 24 Juli – 4 September 2017. Proses penjurian akan dilakukan hingga tanggal 18 September 2017, dan pemenang akan diumumkan tanggal 19 September 2017.

Sementara itu, untuk tema pengentasan kemiskinan, pembukaan pendaftaran ide dimulai tanggal 26 Agustus – 8 Oktober 2017. Proses penjurian akan dilakukan hingga tanggal 25 Oktober, dan pemenang akan diumumkan tanggal 26 Oktober 2017.