EMPAT PILAR KETAHANAN KELUARGA

Monday, 11 Sep 2017
Oleh: miftah
Dibaca 67 kali
 | Sumber: Bagian Humas Setda Kota Bandung

Wakil Wali Kota Bandung Oded M. Danial menyampaikan bahwa terdapat empat pilar dalam peningkatan ketahanan keluarga.

Ketahan tersebut diantaranya Spiritual atau religius, kesejahteraan, keamanan atau kenyamanan dan yang terakhir  pilar keadilan.

Hal itu dikemukakan pada saat memberikan tausiah pada acara Silaturahim Sekolah Ibu Kecamatan Sukasari dengan tema "Tahun Baru Hijriyah Sebagai Momentum Peningkatan Ketahanan Keluarga" di Masjid Al Barokah Kecamatan Sukasari Kota Bandung, Sabtu (9/9/2017).

Lanjutnya, pilar yang pertama yaitu spiritual atau religius. Hal tersebut penting karena sebagai benteng pertahanan dalam keluarga.

"Tanpa religius hidup kita akan hampa, pasti saja ada yang kurang. Oleh karena itu religius ditempatkan sebagai pilar pertama agsr manusia mengingat kepada Allah untuk meminta petunjuk dan keridhoan,"jelasnya.

Ditambahkan Oded, untuk pilar yang kedua yaitu kesejahteraan. Setelah manusia itu melakukan religiusnya, maka kesejahteraan pun akan dirasakan.

"Hal itu akan terasa nyaman, jika religius jalan Insya Allah kesejahteraan pun mampu kita ciptakan,"ujar Oded.

Lanjutnya, di pilar yang ke tiga yaitu kemanan maupun kenyamanan. Dari spritual dan kesejahteraan maka kenyamanan pun akan datang.

"Ibadah sudah, merasakan kesejahteraan sudah, nah yang ke tiga ini kenyamanan akan kita rasakan. Insyaallah jika kita melakukannya dengan ikhlas, maka kenyamanan dalam keluarga pun terpenuhi,", tuturnya.

Ditambahkan Oded, yang terakhir yaitu pilar keadilan. Dalam menjaga ketahanan keluarga, kita harus mampu mempunyai rasa adil.

"Sebagai orang tua kita harus adil memberikan kenyamanan, spritual, dan kesejahteraan kepada anak anak. Maka keadilan ini sejalan dengan apa yang dilakukan dalam hidup. Jika kita dimulai dengan spiritual kepada Allah, dilanjutkan dengan menginginkan kesejahteraan, terus mendapatkan kenyamanan maka kuncinya harus adil. Insya Allah jika ke empat pilar tersebut dilakukan dalam hidup, maka keridhoan pun akan datang dari Allah SWT,"ujar Oded.

Menurutnya, peningkatan ketahanan keluarga dalam pembangunan berkeluarga akan mampu menghadapi berbagai tantangan dalam menuju keluarga yang sejahtera. Peran orang tua dalam keluarga harus bisa melindungi dan memenuhi kebutuhan di dalam keluarga.

"Maka salah satu tantangan dalam pembangunan ketahanan keluarga adalah adanya perubahan yang signifikan, baik dalam informasi maupun pergaulan. Oleh karena itu sebagai orang tua mampu memberikan pendidikan yang baik."pungkasnya.

Kegiatan dengan tema "Tahun Baru Hijriyah Sebagai Momentum Peningkatan Ketahanan Keluarga" tersebut selain diisi tausyiah juga dilombakan makanan pengganti nasi dari tiap-tiap kelompok peserta.