BPPD OPTIMIS TEMBUS 2 TRILIUN DI AKHIR DESEMBER

Monday, 04 Dec 2017
Oleh: miftah
Dibaca 44 kali
 | Sumber: Bagian Humas Setda Kota Bandung

Kota Bandung merupakan kota pertama di Indonesia yang menyelenggarakan sensus potensi pajak, hal tersebut dikemukakan oleh Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan  Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna dalam Giat Bandung Menjawab di Media Lounge Balai Kota Bandung, Kamis (30/11).

Ema mengatakan sensus potensi pajak yang diadakan di Kota Bandung di lakukan secara menyeluruh se-Kota Bandung dan bukan  parsial per wilayah.

"Tahun 2017 ini ada kegiatan survey pada mata pajak  secara menyeluruh dan juga akan diadakan pada mata pajak lain yaitu hiburan, hotel, restoran, air tanah dan parkir ," jelas Ema.

Ema juga menambahkan pada Tahun 2017 ini Potensi Pajak Kota Bandung meningkat hingga 17,5 persen. Berdasarkan catatannya menurut Ema, per Hari ini BPPD telah mencatat  Penerimaan Pajak  sudah diangka 1,895 dan dirinya optimis di Akhir Desember akan bisa diraih sampai sebesar 2 Triliunan.

"Tahun lalu di periode yang sama kita cuma di 1,710 triliun dan selisihnya sudah  186 milyar mungkin di akhir Desember masih ada potensi sebesar 155 milyar dari PBB saja atau ada optimisme bisa dicapai 2 triliun di tahun ini," jelasnya.

Berkenaan dengan peningkatan pajak per mata pajak, Ema menerangkan rata-rata peningkatan memang besar pada tiap mata pajak, selain terdorong oleh Taping Box dan akan ada Integrasi server ke BJB di Tahun 2018 agar tidak lambat dan lebih Up To Date.

"Kesadaran masyarakat untuk membayar pajak sudah lumayan ada peningkatan dan penambahan sebesar 345 milyar, sehingga hal itu juga mendorong penambahan penerimaan pajak kita, " jelasnya.

Berdasarkan data BPPD Peningkatan Pendapatan Pajak Tahun 2017  adalah pada sektor hotel tahun  2016 sebesar 274 Milyar dan 2017 sebesar 294 Milyar, Sektor Restoran Tahun Kemarin  245  Milyar dan Tahun 2017 sebesar  285 Milyar, Sektor parkir Tahun 2016 sebesar  26 Milyar dan tahun 2017 sebesar  39 Milyar , Sektor hiburan tahun 2016 sebesar 69 Milyar dan Tahun Sekarang  85 Milyar, Sekror Pajak Penerangan Jalan 2016 sebesar 179 Milyar  tahun 2017 sebesar 190 Milyar ,Bea Perolehan Hak Tanah dan Bangunan (BHTB) 2016 sebesar  440 Milyar dan tahun 2017 sebesar 575 Milyar sedangkan dari PBB ( Pajak Bumi dan Bangunan) tahun 2016 sebesar  417 dan Tahun 2017 sebesar 531  Milyar sedangkan untuk Pajak air tanah taun ini diperoleh 33 Milyar.