RAPERDA APBD KOTA BANDUNG TAHUN 2018 SUDAH 'KETOK PALU'

Monday, 04 Dec 2017
Oleh: miftah
Dibaca 60 kali
 | Sumber: Bagian Humas Setda Kota Bandung

Wali Kota Bandung M. Ridwan Kamil beserta Wakil Wali Kota Bandung Oded M. Danial dan Sekretaris Daerah Kota Bandung menghadiri Rapat Paripurna di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, Kamis (30/11/2017). Sidang tersebut membahas pengambilan keputusan atas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda).

Ketiga Raperda yang diputuskan adalah tentang Penyelenggaraan Kerja Sama Daerah, Penyertaan Modal Pemerintah Daerah kepada Bank BJB serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun 2018. Pada rapat tersebut, seluruh peserta sidang telah bersepakat untuk memperbaharui beberapa pasal pada Raperda tentang Kerja Sama Daerah.

Rapat Paripurna juga menyepakati Raperda penyertaan modal Pemerintah Kota Bandung kepada PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. (Bank BJB). Selama ini, Pemerintah Kota Bandung memiliki saham di Bank BJB sebesar 1,2%. Dengan penambahan modal yang berasal dari APBD Kota Bandung, maka saham pemerintah kota di bank daerah tersebut menjadi 1,19%.

“Dengan penyertaan modal ini, diharapkan dapat mempertahankan prosentase kepemilikan saham, sekaligus dapat meningkatkan sumber pendapatan daerah,” tutur Ridwan saat menyampaikan pendapat akhir.

Ridwan juga mengucapkan terima kasih kepada tim Pansus IX yang telah merumuskan hal paling mendasar dalam pembangunan kota, yakni APBD, sehingga pada rapat tertinggi itu diputuskan struktur APBD Kota Bandung tahun 2018.

Berdasarkan risalah rapat paripurna, total pendapatan pada Raperda APBD tahun anggaran 2018 adalah sebesar Rp6,36 trilyun. Total anggaran belanja tahun anggaran 2018 sebesar Rp6,93 trilyun. Pembiayaan netto sebesar Rp567,19 milyar.

Bersamaan dengan diputuskannya ketiga Raperda tersebut, khususnya Raperda APBD, Ridwan mengucap syukur bahwa pihak eksekutif dan legislatif telah berupaya keras bekerja sama untuk mengetok palu Lembaran Kota No. 8 Tahun 2017 itu tepat waktu. Selanjutnya, pemerintah kota akan melakukan tindak lanjut sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.

“Tinggal kita bekerja untuk mengejar sisa target, karena tahun depan adalah tahun terakhir kami, saya dan Mang Oded, menjabat,” ucap Ridwan saat ditemui terpisah usai rapat paripurna.

Ia berharap bahwa apa yang selama ini ia dan Oded lakukan bisa berkenan di hati warga Kota Bandung.

“Mudah-mudahan bisa membahagiakan warga Bandung, menjadi dasar bahwa kita memang sudah bekerja keras dengan postur anggaran yang pro rakyat, diperbesar di bidang pendidikan, kesehatan dan pelayanan publik,” tandasnya.